Monthly Archives: November 2011

Buku Gratis “Dua Tangis dan Ribuan Tawa”

Program buku gratis yang saya gulirkan agak beribet. Maksudnya saya mengajak teman2 di ekonom gila, tapi terlalu banyak memikirkan sistem membuat segalanya menjadi lambat. Sutra lah, saya sudah menemukan solusinya. Terima kasih kepada Dian atas idenya, jadi nanti program bagi buku ini akan melalui halaman facebook. Ga perlu bikin web sendiri atau di publish lewat halaman ekonom gila.

Sudah saya bikin halamannya, tapi lum dipermak, yang penting harus sudah dibagi bukunya. Kali ini kumpulan CEO note-nya Dahlan Iskan: “Dua Tangis dan Ribuan Tawa”. Buku ini sudah saya beli sebulan yang lalu, sehari setelah launching resmi, dan saya hanya butuh waktu satu hari untuk menyelesaikannya. Menemani perjalanan dari Surabaya menuju Jakarta.

Apa yang saya dapat setelah membaca? Banyak. Yang paling penting tentu saja bagaimana cara berpikir seorang CEO, bagaimana cara menyelesaikan masalah, membuat perencanaan strategis, mengesekusi rencana, mengatasi hambatan proyek, de-bottle-necking birokrasi, serta bagaimana cara berkomunikasi dan menyebarkan spirit perubahan. (klo ada waktu, saya bikin resensi rada lengkapnya)

Bisa Tidak Bisa, HARUS BISA! Kerja! Kerja! Kerja!

Itu mungkin secarik kalimat “kesimpulan” yang masih membekas di hati saya. Semoga di masa depan, akan lahir CEO-CEO yang lebih hebat dari Dahlan (sambil mendoakan diri sendiri ;p).

Mekanisme

Karena buku yang saya beli baru satu biji, silahkan tulis alamat dibawah, dan akan langsung saya kirim. Siapa cepat, dia dapat. Sekalian minta doanya biar suatu hari nanti bisa sedekah jutaan buku :D. hehehehe.

(Sorry baru datang dari luar kota, ga sempet finishing tulisan regular <<< alesan doank >.<)

Facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail

Apa yang Harus Saya Lakukan Jika Berwajah Jelek, Miskin, dan Tidak Memiliki Masa Depan???

Apakah Anda termasuk warga JOMBANG (JOMblo ga berkemBANG) dan sekitarnya? Sudah bosan jadi orang KEDIRI? Kemana-mana Sendiri? Atau lagi MAGELANG? MAsa depan Galau dan tak TeLang? Apakah Anda sedang kebingungan mencari pasangan hidup? Apakah Anda masih belum laku-laku juga?

Jika Anda masih belum “sold out”, berarti ada yang salah dengan marketing pribadi Anda. Selain factor nasib, jodoh, dan tampang tentunya (klo ini saia ga ikut-ikut). Untungnya Tuhan menciptakan Philip Kotler, Kenichi Ohmae, Peter Drucker, Jack Trout, Hermawan Kertajaya, Yoga PS, dan ahli2 manajamen pemasaran strategis lainnya. Karena kali ini kita akan menggunakan strategic marketing untuk menjual diri kita sendiri. Continue reading Apa yang Harus Saya Lakukan Jika Berwajah Jelek, Miskin, dan Tidak Memiliki Masa Depan???

Facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail

[Curhat] Writer Plan 2020

I’m running out of time and still can’t finish any regular article. So I just want to publish one of my life plan. I call it “Writer Plan 2020”. Some strategic planning to become successful-state of the art-world class writer in the future :).

This is kind of “curhat”. And as a disincentive, I will write [Curhat] in English. I need to improve my English written skill (oral also of course), even though my last TOEFL score was 550++. But I’m working at multinational company right now, which have to use English as official language. Yeah, what a moron, we even talk in English to the other Indonesian! What about Sumpah Pemuda declaration???

I really appreciate your pray and support so I could be the real world class-best selling writer in Business Economics in the future. Insya Allah…

Bismillah

Or you could download it at Yoga’s Writer Plan 2020.

Facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail

Iman Melawan Eman

Julia menghitung isi dompetnya, hanya tersisa beberapa pounds. Itu semua yang ia punya, dan hari itu adalah malam natal. Bagaimana mungkin ia bisa membeli hadiah untuk suaminya, Jim, dengan uang sedikit ini?

Dia meringkuk di sofa dan menangis. Lalu, menarik dirinya dan berdiri, merapikan rambutnya, mencuci muka yang sembab, dan tiba-tiba dia mempunyai ide. Di rumahnya mereka punya 2 benda yang sangat berharga. Yang satu jam emas milik Jim dan yang satunya lagi rambut panjangnya yang sedikit berombak.

“Saya tahu apa yang akan saya lakukan!”, katanya, “Saya akan menjual rambut saya!. Dengan begitu, saya akan mempunyai uang untuk membeli hadiah natal”.

Ia segera menemukan toko yang mau membeli rambutnya. Sekarang ia memiliki 50 poundsterling didalam kantong jaketnya- harga dari rambut yang indah. Ia berjalan menuju toko perhiasan dan membeli tali jam dari kulit yang bagus.

“Akhirnya”, batin Julia, “dia akan bisa memakai jamnya dengan bangga”. Sampai hari ini, Jim tidak bisa memakai jam karena tali jamnya sudah rusak.

Hari itu waktu sudah larut, Jim baru pulang. Ketika ia melihat rambut istrinya yang pendek, wajahnya berubah menjadi pucat Continue reading Iman Melawan Eman

Facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail