Monthly Archives: August 2013

Erysichthon

Suatu hari Erysichthon sang tukang kayu berjalan ke sebuah pekuburan. Dilihatnya kayu oak yang bagus. Batangnya besar, kuat, dan kokoh. Kayu yang mahal, pikir Erysichthon. Muncul hasrat untuk memiliki. Ia tidak peduli meski disekitar kayu terdapat symbol doa kepada Demeter, dewa panen dan pertanian.

Akhirnya Erysichthon menebang kayu itu. Ia mengacuhkan peringatan orang. Di kepalanya hanya ada keuntungan berlipat dari kayu oak ini. Demeter yang tahu kayu pemujaannya ditebang menjadi murka. Dia lalu mengutuk Erysichthon. Dikirimkannya Limos, dewa kelaparan. Kini Erysichthon akan mengalami kutukan rasa lapar. Semakin ia makan, semakin ia kelaparan.

Setelah menebang pohon oak dewa itu, Erysichthon pun pulang. Energinya terkuras. Ia lelah, dan terutama: lapar. Ia pun makan malam. Anehnya, setelah makan, justru rasa lapar yang dirasa. Ia pun menghabiskan semua makanan yang ada, termasuk semua persediaan. Tapi itu semua belum cukup! Ia masih merasa lapar!.

Erysichthon terus makan. Tidak berhenti. Hari demi hari hartanya mulai dijual untuk membeli makananan. Tanah, hasil kayu, perabot perumahan, apapun itu yang penting bisa ditukar dengan roti atau daging. Tapi tetap saja, lapar itu terus mendera. Sampai akhirnya, Erysichthon menjual anak gadis kesayangannya, Mestra, ke sekawanan pelaut.

Meskipun diceritakan Mestra yang diperbudak bisa diselamatkan oleh Poseidon. Sang dewa laut memberikan Mestra kemampuan berubah wujud. Dari gadis jelita ia bisa berubah menjadi pelaut tua, atau benda-benda berharga lainnya. Mestra kembali ke ayahnya, dan Erysichthon yang tahu anaknya bisa berubah wujud memanfaatkan hal ini dengan menjual kembali anaknya.

Pada akhirnya, disaat Erysichthon tak mampu lagi mendapatkan makanan, ia harus memakan tubuhnya sendiri hingga meninggal dunia.

Puasa dan Merdeka

Cerita Erysichthon adalah cerita “penjajahan” nafsu manusia. Keinginan yang berlebihan karena diliputi nafsu kekuasaan. Ingin memiliki, lebih banyak, lebih besar, tidak berhenti, lagi, dan lagi. Semakin dituruti, semakin menjadi.

Peperangan melawan penjajahan nafsu adalah kisah klasik perjuangan kemanusiaan. Ini adalah sebesar-besarnya peperangan. Para pertapa berusaha memerdekakan diri dengan meninggalkan keduniawian, menyepi dalam keterasingan, mencari secercah pencerahan. Sedangkan sebagian dari kita berusaha melawan penindasan hawa nafsu dengan berpuasa.

Puasa. Tidak makan. Tidak minum. Tidak berhubungan sex. Melawan limos. Puasa. Berpikiran yang baik. Berkata yang baik. Berbuat yang baik. Sebuah pendekatan macro cosmos. Setelah bulan puasa usai, ujian yang sesungguhnya baru dimulai. Masihkan kita mampu mengendalikan diri, mengekang nafsu pribadi, dan berbuat kebaikan setulus hati?

Karena itu, bagi saya Idul fitri bukanlah sebuah perayaan. Bukan momen kemerdekaan. Karena perjuangan kita masih panjang. Manusia baru bisa dibilang merdeka saat nyawanya sudah diangkat, amalnya sudah ditimbang, dosanya sudah diampuni, bukunya sudah ditutup, ceritanya sudah diakhiri.

Kita baru merdeka saat meninggalkan dunia fana yang penuh tipu muslihat dan kesementaraan ini dengan senyuman dan kitab ditangan kanan. Sebelumnya? Maka hidup adalah perjuangan menuju kebaikan. Tak berhenti. Sampai akhir nanti.

Merdeka saat mati.

Facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail

Free Book: Kubah by Ahmad Tohari

Cover bukunya

Happy Id Mubarak all 🙂 (gaya sok inggeris hehehe)

Mohon maaf lahir batin, karena ke[sok]sibukan saya, blog ini jadi bolong-bolong update-nya.

Karena baru dateng and lagi males nulis, mau bagi2 buku aja deh. Novel-nya Kubah dari Ahmad Tohari, novel terbaik versi dinas Pendidikan & Kebudayaan taun 1981. Pingin tau kenapa jadi novel terbaik? karena menurut saya novel ini adalah sebuah propaganda anti komunisme! Haha.

Ceritanya tentang Karman yang baru pulang dari pengasingan di Pulau Buru. Ahmad Tohari dengan apik menjelaskan fenomena sosial sebelum G30S PK*, huru-hara yang terjadi, metode rekruitment kader, moda propaganda, dan pergulatan batin Karman tentang Tuhan dan partainya.

Ntar kapan-kapan saya tulis resume yang lebih niat dikit :p

Leave alamat atau email alamat ke: emailnya_yoga@yahoo.com bagi yang minat. Seperti biasa, gratis ongkir.

Oh ya, jangan lupa puasa syawalnya yah :D, boi-boi!

Facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail