Selling to Z

Z.

Gen Z

Generasi milenia

Generasi digital

Generasi serba cepat

 

Perhatian mereka terbatas

Ingin diakui

Merasa eksis

Narsis abis

 

Gen Z generasi informasi

Merasa sudah tahu

Berbekal google.com

Paling anti diceramahi

 

Gen Z membenci tulisan bertele-tele

Semua harus bergambar

Bersuara

Bergerak

 

Singkat

Padat

Jelas

 

Harus fun

Lupakan hal serius

Harus lucu

Atau menyentuh kalbu

 

Menjual kepada gen Z

Akan susah jika kita masih berkata:

Brand! Brand! Brand!

Karena mereka ingin mendengar:

Saya! Saya! Saya!

 

Kuncinya:

Engagement

Encouragement

Empowerement

 

Brand dan konsumen

Harus bisa menjadi suami-istri

Saling terbuka dan berdiskusi

Membicarakan apa yang terjadi

 

Brand harus melepaskan status produsen-konsumen

Karena mereka bukan lagi konsumen

Tapi seorang partner

Yang lebih tahu apa yang mereka mau

 

Brand harus mengurangi bicara

Dan memperbanyak mendengar

 

Berhenti memerintah

Tidak lagi berceramah

 

Lama-lama tulisan ini terlalu berteori.

Sepertinya saya harus menghentikan tulisan saya disini.

Facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *