#58 Stage Migration: Bagaimana cara mempermainkan nilai rata-rata

Misalnya Anda baru ditunjuk sebagai CEO perusahaan sekuritas. Ada 2 fund manager, si A dan B yang melapor kepada Anda. Si A mengurusi klien super kaya, sedangkan B memanage klien biasa-biasa saja.

Pemegang saham meminta Anda menaikkan nilai rata-rata asset dari kedua grup itu (si kaya dan biasa saja). Jika berhasil, Anda akan mendapatkan bonus lumayan. Kira-kira bagaimana caranya?

Kita bisa menggunakan cara stage migration. Memindahkan salah satu klien cukup kaya di grup A ke grup B. Pada akhirnya nilai rata-rata kedua grup akan naik! Ga percaya?

Misal grup A ada 5 nasabah dengan asset: 100 milyar, 75 milyar, 50 milyar, 40 milyar, 30 milyar. Rata-rata assetnya 59 milyar.

Sedangkan di grup B ada 5 nasabah dengan asset: 500 juta, 475 juta, 450 juta, 490 juta, dan 480 juta. Rata-rata assetnya 479 juta.

Jika kita memindahkan salah satu klien A dengan asset 30 milyar ke grup B. Maka nilai average asset grup A akan naik menjadi 66 milyar sedangkan grub B akan naik jadi 5,3 milyar. Selamat! Anda mendapat bonus!.

Stage migration bisa kita gunakan untuk manajemen personalia. Misalnya Anda adalah regional sales dari sebuah pabrikan otomotif. Ada dua dealer dengan total 6 orang sales. Sales 1,2,3 di dealer A, dan sales 4,5,6 di dealer B.

Misal sales no 1 menjual 1 mobile per minggu, no 2 menjual 2 mobil, dan seterusnya sampai sales no 6 menjual 6 mobil per minggu. Jika dirata-rata dealer A menjual 2 mobil, sedang dealer B menjual 5 mobil.

Anda bisa menerapkan stage migration dengan mentransfer sales no 4 ke dealer A. Rata-rata penjualan dealer A akan naik jadi 2,5 sedangkan dealer B akan menjadi 5,5.

Pelajarannya, hati-hatilah saat mendengar laporan kenaikan rata-rata. Periksa metodologinya, cek sumber datanya. Jangan-jangan itu hanya permainan statistic belaka.

Facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *