Introspective Illusion

#67 Introspective illusion: Jika calon gubernur kita hebat, kenapa tidak semua orang memilihnya?

Saya yakin tanggal 15 kemarin Anda mencoblos saat pilkada. Pilih nomer berapa hayo? Siapapun jagoan Anda, saya hanya punya satu pertanyaan: Kenapa Anda memilih dia? Coba pikirkan tiga alasan sederhana.

Sudah?

Nah, dengan segala kelebihan jagoan Anda, kira-kira kenapa orang lain tidak melakukan hal yang sama? Jika dia memang pemimpin yang hits dan kirin bingitz, kenapa masih ada orang yang memilih calon lain? Coba pikirkan tiga alasan sederhana.

Sudah juga?

Saat melakukan latihan diatas, sesungguhnya kita berpeluang untuk jatuh dalam perangkap introspective illusion. Kecenderungan untuk percaya jika kita bisa mengetahui motivasi tindakan yang kita lakukan.

Kita merasa pilihan kita atas si X disebabkan alasan a, b, c, d hingga z.

“Si X sudah terbukti track record-nya”

“Si X orang jujur”

“Masalah ini hanya bisa diselesaikan oleh orang seperti si-X”

Karena kita sangat percaya dengan introspection yang kita lakukan sendiri, kita lalu mencemoh orang dengan “instrospection” (pandangan motivasi) yang berbeda. Menurut Rolf Dobelli, setidaknya dalam 3 asumsi:

  1. Assumption of ignorance, kita menganggap orang lain mengabaikan informasi yang ada: “Sudah tahu si X paling hebat, masih aja pilih si Z”
  2. Assumption of idiocy, kita mangganggap orang lain itu bodoh : “Bego banget sih mereka. Mau aja dikibulin janji-janji surga si Z”
  3. Assumption of malice, kita menganggap orang lain punya niat jahat : “Pasti pendukung si Z titipan konspirasi antek Mamarika dan Wahyudi yang ingin menghancurkan bangsa ini”

Intinya, menilai sesuatu hanya berdasarkan penilaian pribadi bisa sangat bias. Kita akan tertipu oleh introspection yang kita lakukan. Mari belajar untuk melihat dan menerima “instrospection” orang lain.

Jika sudut pandang kita ternyata berbeda ya ga usah dipaksakan untuk sama. Cukup saling menghormati dan menghargai. Lakum diinukum wa liya diin.

Facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *