Tag Archives: default effect

#80 Default Effect: Kenapa kita suka pilihan standar

Jika Anda ingin membeli sepeda motor dengan harga murah, carilah motor yang sudah dimodifikasi habis-habisan. Demikian juga dengan mobil, bekas anaik muda yang hobi modifikasi biasanya membuat harga jualnya turun.

Pasar akan menghargai lebih tinggi kendaraan yang masih standard daripada kendaraan yang sudah dimodif. Bahkan mobil antik dengan onderdil orisinal bisa punya harga berlipat-lipat dibandingkan mobil tua yang memakai spare part modern.

Kita menyukai orisinalitas bawaan. Bahkan manusia akan cenderung memilih pilihan standar (default) yang diberikan. Darisitulah lahir default effect, kecenderungan orang untuk memilih opsi yang dijadikan standard default.

Ada perusahaan airlines yang kesulitan menjual travel insurance tambahan. Apa yang mereka lakukan? Menggunakan default effect, mereka menjadikannya sebagai pilihan standard (default) saat pemesanan tiket (Anda harus un-click untuk tidak membeli). Hasilnya take up pembelian langsung meroket. Orang yang tidak tahu atau malas memilih cenderung menerima option standard yang diberikan.

Percobaan yang dilakukan oleh Eric Johnson dan Dan Goldstein menunjukkan hal yang serupa. Mereka bertanya kepada responden: “Apakah Anda tertarik mendonorkan organ Anda?”

Mereka menciptakan dua kondisi. Kondisi pertama, jawaban “Ya saya bersedia” tidak otomatis tercentang, sedangkan di kondisi kedua jawaban “Ya” tercentang dan menjadi jawaban default. Hasilnya? Kondisi pertama hanya menghasilkan 40% orang yang setuju sedangkan di kasus kedua jawaban “Ya” melonjak menjadi 80%.

Kenapa default effect bisa berpengaruh?

Menurut Young Huh et al (2014) setidaknya ada tiga sebab. Pertama, pilihan default secara implisit berarti pilihan yang disarankan oleh otoritas pemberi pilihan. Kedua, pilihan default menjadi reference point dan menciptakan loss aversion saat harus berganti pilihan. Ketiga, tidak dibutuhkan action untuk melakukannya, cukup mengikuti pilihan yang ada.

Pelajarannya: Jika ingin orang lain melakukan sesuatu, jadikan pilihan itu sebagai pilihan standard (default).

http://www.degreesource.com/wp-content/uploads/2015/05/default.jpg
Facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail