Empat Jenis Kegiatan Untuk Kebahagiaan

Untuk Yoda. 

Selamat, hari ini kamu sudah berkepala empat. Dan itu berarti, kematian sudah semakin dekat 🙂

Ulang tahun bukanlah sesuatu yang perlu dirayakan secara besar-besaran. Tapi justru sebagai momen yang menimbulkan pertanyaan: apa makna sebuah kehidupan?

Sebagai hadiah ulang tahun, saya akan membagikan activity matrix yang InsyaAllah bisa membuat hidupmu lebih bahagia. Di dunia dan di luar angkasa. Karena kalau soal akhirat, akan panjang perdebatan kita haha.

Activity matrix ini lahir dengan sebuah premis sederhana: Manusia harus tahu kategori kegiatan yang sedang Ia lakukan.

Konon, ketika Tuhan menciptakan Nabi Adam, Ia lalu mengajarkan nama-nama benda. Setelah tahu nama, maka kita harus belajar guna benda. Dari guna, kita bisa melakukan klasifikasi atau clustering berdasarkan kategori.

Kita bisa tahu jika harus berhati-hati saat berpapasan dengan buaya dan singa. Karena mereka adalah kategori binatang buas. Tapi saat bertemu dengan kelinci atau kucing Persia, maka seharusnya tidak ada ancaman yang berbahaya.

Demikian juga dengan aktivitas kegiatan manusia. Jika kita tidak tahu jenis kegiatan yang kita lakukan, maka kita hanya melakukannya sesuai kebiasaan. Rutinitas. Dan dengan mengetahui kategori kegiatan yang kita lakukan, dapat dilakukan beberapa pilihan: apakah dilanjutkan atau dihentikan.

Activity matrix terdiri dari dua sumbu:

  1. Sumbu X adalah tingkat kebermanfaatan – apakah kegiatan yang kita lakukan bermanfaat atau tidak
  2. Sumbu Y adalah tingkat kesenangan – apakah kegiatan yang kita lakukan menyenangkan atau tidak

Jika dibikin matrix, hasilnya akan seperti ini:

4 Jenis Kegiatan

Pada dasarnya ada 4 jenis kegiatan dalam kehidupan:

#1 Kegiatan yang menguntungkan dan juga menyenangkan (high value added – high enjoyment). Contoh: membaca. Kegiatan yang harus kita perbanyak dan kita teruskan.

#2 Kegiatan yang menguntungkan tapi tidak terlalu menyenangkan (high value added – low enjoyment). Contoh: harus diet jika obesitas. Ga enak sih. Kuncinya adalah menyadari manfaat dari kegiatan yang kita lakukan.

#3 Kegiatan yang menyenangkan tapi tidak menguntungkan (low value added – high enjoyment). Contoh: ngemil sambil nonton TV series / ngegame. Nah disini kita bisa belajar prinsip ‘Via Negativa’. Artinya, membuang kegiatan yang tidak sesuai tujuan kita.

#4 Kegiatan yang tidak menyenangkan dan juga tidak menguntungkan (low value added – low enjoyment). Contoh: saat kita dipaksa mengerjakan PR sekolah, yang menurut kita tidak akan berguna dan tidak kita suka. Klo ini jelas lah ya, hindari aja.

Golden rule-nya: perbanyak kegiatan yang high value – high enjoyment, tetap lakukan yang high value – low enjoyment, kurang low value – high enjoyment, dan hindari low value – low enjoyment.

Kuncinya adalah kemauan untuk mengevaluasi dengan jujur setiap kegiatan yang kita lakukan, dan mengambil tindakan: kita teruskan atau kita hentikan.

Karena satu tindakan bisa berguna bagi orang lain, tapi kurang berguna untuk yang lainnya. Misal nonton film. Bagi seorang sutradara, nonton 100 film drama adalah sebuah kewajiban untuk menambah referensi. Tapi bagi seorang dokter, menonton 100 film drama tak akan mengurangi drama yang terjadi di ruang operasi.

Contoh aplikasi lainnya:

Saat bangun tidur dan hanya browsing handphone > ini kategori mana ya? > teruskan atau hentikan?

Saat kita mencoba hal-hal baru > ini berguna kah? > teruskan atau hentikan?

Saat ingin membeli barang > menyenangkan? berguna? > teruskan atau hentikan?

Kenapa activity matrix ini penting? Agar kita mencapai level ‘sadar’. Dan kesadaran, adalah pintu awal menuju pencerahan. Pencerahan adalah dasar kebahagiaan. Tanpa kesadaran, kita hanya melakukan sesuatu, tanpa pernah berpikir dan menempatkan jiwa kita. Akan terasa hampa dan sia-sia.

Dengan menerapkan activity matrix sederhana ini, kita bisa mendapatkan kesadaran dan mengarahkan pilihan hidup. Menuju kehidupan yang lebih berguna, dan lebih bahagia. Akhir kata:

Selamat ulang tahun yang keempat Yoda. Semoga hidupmu menjadi lebih berguna, dan semoga tidak meninggalkan dunia dengan sia-sia.

Facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *